Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar‑Raniry Banda Aceh mengadakan Studium Generale bertajuk “Smart Environmental Monitoring: Membangun Sistem Pengelolaan Lingkungan Berbasis IoT” pada Selasa, 25 November 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan ini terselenggara dalam skema Diktisaintek Berdampak dan diikuti dosen serta mahasiswa yang tertarik pada integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan lingkungan.

Acara menghadirkan Husnawati Yahya, M.Sc. sebagai pembicara utama yang memaparkan urgensi pemantauan lingkungan cerdas untuk merespons perubahan iklim, keterbatasan metode monitoring konvensional, serta konsep dasar IoT dan peran sensor–aktuator dalam sistem pemantauan kualitas air, udara, dan parameter lingkungan lainnya. Ia menekankan bahwa sistem berbasis IoT mampu menyediakan data real-time, meningkatkan akurasi, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
Selain itu, hadir pula Mursyidin, S.T., M.T. sebagai guest speaker yang menjelaskan konsep Smart Environmental Management (SEM), arsitektur sistem IoT tiga lapis (sensor, jaringan, aplikasi), hingga penerapan edge computing untuk pemrosesan data di lapangan agar respons terhadap kondisi lingkungan dapat dilakukan secara proaktif dan prediktif. Berbagai studi kasus seperti smart city, smart waste management, dan konservasi cerdas menunjukkan bagaimana IoT dan kecerdasan buatan dapat menghemat sumber daya serta meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan.
Pemateri berikutnya, Fathiah, M.Eng., memaparkan materi berjudul “Dari Data ke Aksi Hijau” yang menyoroti integrasi sensor node, platform cloud, dan dashboard IoT untuk analisis tren kesehatan lingkungan. Ia memperkenalkan berbagai platform cloud yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, pentingnya kalibrasi sensor dan pembersihan data, serta contoh pemanfaatan dashboard untuk sistem peringatan dini dan penyusunan kebijakan berbasis bukti, termasuk skenario aplikasi lokal di Aceh seperti tambak pintar dan peringatan dini banjir rob.
Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak pertanyaan dari mahasiswa terkait pemilihan sensor yang sesuai dengan parameter lingkungan, pemilihan jaringan komunikasi (WiFi, LoRa, hingga satelit), tantangan keamanan data, serta peluang riset dan pengembangan proyek IoT lingkungan di kampus. Melalui kegiatan ini, Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar‑Raniry memperkuat komitmen untuk mengintegrasikan teknologi IoT, big data, dan kecerdasan buatan ke dalam pembelajaran dan penelitian, sehingga lulusan memiliki kompetensi terkini dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang cerdas dan berkelanjutan.
Admin Prodi Teknik Lingkungan
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







