BANDA ACEH — Mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dua tim mahasiswa berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam ajang 3rd International Aquaculture Creative Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Akuakultur, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala.
Prestasi tersebut diraih melalui dua kategori kompetisi, yakni Scientific Videography Competition dan Scientific Writing Competition.
Pada kategori Scientific Videography Competitionition, tim yang terdiri atas Latifah dan Lidia Hanum berhasil meraih Juara 1. Kompetisi tersebut mengangkat tema “Aquaculture Horizons: Fostering Youth Creativity for Sustainable Aqua”, yang mendorong kreativitas generasi muda dalam mengembangkan gagasan terkait akuakultur berkelanjutan.
Sementara itu, pada kategori Scientific Writing Competition, tim mahasiswa yang terdiri atas Arina Izzataki, Tria Shinta Pramudita, dan Nita Mauliyanti berhasil meraih Juara 2.
Ketiganya mengangkat judul esai From Marine Biodiversity to Functional Aquafeeds: Screening Bioactive Compounds from Indonesian Marine Invertebrates for Antioxidant and Immunostimulant Potential.” Karya tersebut membahas potensi senyawa bioaktif dari invertebrata laut Indonesia untuk pengembangan aquafeeds fungsional yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan imunostimulan.
Ketua Program Studi Kimia, Muhammad Ridwan Harahap, menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para mahasiswa atas keberhasilan meraih Juara 1 dan Juara 2 pada ajang internasional tersebut.
“Selamat kepada mahasiswa Prodi Kimia atas prestasi yang diraih. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama UIN Ar-Raniry di tingkat nasional maupun internasional.”
Keberhasilan mahasiswa dalam ajang tersebut juga mendapat dukungan melalui pendanaan kegiatan riset dan produksi konten. Berdasarkan informasi pada materi publikasi, pengambilan konten video untuk kategori Scientific Videography didanai oleh BRIN tahun 2026.
Sementara itu, riset yang mendukung karya pada kategori Scientific Writing Competition didanai oleh Kementerian Agama dan BRIN tahun 2026.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Kimia tidak hanya memiliki kemampuan akademik di bidang ilmu kimia, tetapi juga mampu mengomunikasikan gagasan ilmiah melalui karya tulis dan media audiovisual dalam kompetisi berskala internasional.
Admin Kimia
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







