Banda Aceh – Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru Prodi Kimia Angkatan 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam memperkenalkan lingkungan akademik, sistem perkuliahan, serta budaya kemahasiswaan kepada mahasiswa yang baru memasuki jenjang pendidikan tinggi.
Kegiatan PBAK diorganisasi oleh Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (HIMASKA) yang diketuai oleh Siti Nayla Humaira. Sebanyak 13 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut dari total 16 mahasiswa yang telah teregistrasi sebagai mahasiswa baru Program Studi Kimia Angkatan 2026.
Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Kimia, Muhammad Ridwan Harahap, M.Si. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa menjadi mahasiswa merupakan fase pendidikan yang berbeda secara mendasar dibandingkan ketika masih berada di tingkat sekolah menengah.
“Mahasiswa merupakan status tertinggi dari pelajar formal di Indonesia. Karena itu, lingkungan dan pola belajarnya juga berbeda dengan sekolah menengah. Mahasiswa dituntut untuk memiliki kemandirian yang lebih tinggi, baik dalam belajar, merencanakan studi, maupun mengatur aktivitas sehari-hari di dalam dan di luar kampus,” pesannya.
Menurutnya, perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa harus diikuti dengan perubahan pola pikir dan sikap. Mahasiswa tidak lagi hanya menunggu arahan, tetapi perlu memiliki inisiatif, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan yang mendukung keberhasilan studinya.
Selanjutnya, Sekretaris Program Studi Kimia, Anjar Purba Asmara, M.Sc., Ph.D., memberikan pemahaman mengenai perencanaan akademik sejak awal perkuliahan. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi pendidikan tinggi, mahasiswa perlu menempuh sekurang-kurangnya 144 Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyelesaikan pendidikan sarjana.
Ia juga menjelaskan bahwa penyelesaian tugas akhir tidak terbatas pada jalur skripsi. Mahasiswa dapat menempuh tugas akhir melalui beberapa alternatif sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu skripsi, publikasi ilmiah, maupun pengembangan produk.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru juga didorong untuk mulai merancang target kelulusan sejak semester pertama. Anjar menyampaikan tiga tahapan yang dapat menjadi gambaran bagi mahasiswa untuk menjadi lulusan yang istimewa.
Pertama, mahasiswa mampu merancang studi secara cerdas sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3,5 tahun. Kedua, mahasiswa tidak hanya lulus dalam 3,5 tahun, tetapi juga memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Pada tingkat yang lebih tinggi, mahasiswa diharapkan mampu lulus dalam 3,5 tahun, memiliki prestasi akademik dan non-akademik, sekaligus aktif dalam kegiatan organisasi.

Materi utama PBAK disampaikan oleh Bhayu Gita Bhernama, M.Si. yang memberikan pembekalan mengenai budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi. Dalam materinya, ia menegaskan bahwa budaya kehidupan kampus memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan dengan lingkungan sekolah menengah.
Perbedaan tersebut antara lain terlihat pada cara berbusana, cara berkomunikasi, aktivitas belajar mengajar, serta adab dalam berinteraksi dengan dosen, tenaga kependidikan, maupun sesama mahasiswa.
Ia menjelaskan bahwa secara umum aturan dasar dalam lingkungan akademik tidak sepenuhnya berbeda dengan aturan yang telah dikenal mahasiswa ketika berada di sekolah. Namun, penerapannya disesuaikan dengan tingkat kedewasaan mahasiswa dan tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan akademik. Selain itu, masing-masing dosen dapat memiliki ketentuan khusus dalam proses perkuliahan yang harus dipahami dan dipatuhi oleh mahasiswa.
Melalui kegiatan PBAK ini, Program Studi Kimia berharap mahasiswa baru Angkatan 2026 dapat lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus, memahami sistem akademik, membangun kemandirian, serta mulai merancang perjalanan studinya secara terarah sejak semester pertama.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk membangun karakter sebagai mahasiswa Kimia UIN Ar-Raniry yang **berintegritas, mandiri, **berprestasi, beradab, serta aktif memberikan kontribusi positif bagi lingkungan akademik dan masyarakat.
Admin Kimia
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







