Banda Aceh (Media FST Ar-Raniry) - Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry hadir sebagai narasumber utama dalam Kegiatan Silaturahmi dan Parenting Keluarga besar SMP Negeri 1 Sukamakmur Aceh Besar. Pada Jumat, 09 Oktober 2026 pukul 08.30 hingga 10.30 wib.
Dalam pemaparannya, Dr. Silahuddin, M.Ag menekankan pentingnya sinergi terintegrasi antara rumah tangga, sekolah, dan masyarakat untuk membentuk generasi yang berkarakter, beradab, dan kompeten di era digital.
Silahuddin menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini dihadapkan pada berbagai isu krusial. Mulai dari kecenderungan orang tua yang menyerahkan penuh tugas pendidikan ke pihak sekolah, komunikasi yang tidak efektif, perbedaan pola asuh, hingga tantangan berat seperti dampak negatif gawai (gawai) dan media sosial.
"Masalah anak sering kali hanya berbicara tanpa ada rencana tindakan atau penanggung jawab yang jelas. Untuk mengatasinya, kita perlu membangun komunikasi rutin dua arah, menetapkan kesepakatan digital parenting serta menerapkan pola asuh positif berbasis perkembangan anak secara holistik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Silahuddin membedah tiga pilar utama ekosistem pendidikan beserta peran dan fungsi strategisnya:
Rumah Tangga sebagai Fondasi (Pendidikan Pertama & Keteladanan):
Berfungsi menanamkan nilai iman, kasih sayang, adab, dan disiplin. Peran ini diwujudkan melalui komunikasi positif, pembiasaan ibadah, penguatan akhlak, pengawasan penggunaan teknologi, serta menciptakan suasana keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang.
Sekolah sebagai Penguat (Pendidikan Terstruktur & Kompetensi):
Berfungsi mengasah ilmu, karakter, tanggung jawab, dan keterampilan. Implementasinya dilakukan melalui pembelajaran berbasis karakter, pembiasaan budaya sekolah, penguatan PAI, layanan konseling, komunikasi rutin dengan orang tua, serta pemantauan perkembangan peserta didik secara berkala.
Masyarakat sebagai Laboratorium Sosial (Ruang Aktualisasi):
Berfungsi menumbuhkan kepedulian, gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai ini dipraktikkan langsung melalui kegiatan keagamaan, kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, kegiatan budaya, dan aksi kepedulian terhadap lingkungan..
Menutup pemaparannya, Wakil Dekan III FST mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak hanya bisa tercapai apabila setiap pihak menjalankan fungsinya secara harmonis orang tua konsisten memberikan keteladanan dan pembiasaan di rumah, sementara sekolah fokus memberikan pembelajaran dan pelatihan yang terstruktur.
Admin FST
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







