Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menyelenggarakan kegiatan akademik melalui kuliah tamu bertajuk Architecture Talk pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Pendekatan Regenerative Planning and Design dalam Arsitektur, Lanskap dan Kota” dan berlangsung di Aula FST UIN Ar-Raniry.
Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber nasional, Ir. Budi Faisal, M.A.UD., MLA., Ph.D., IAI, IALI, yang memiliki pengalaman luas di bidang arsitektur, lanskap, dan perencanaan kota. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa Program Studi Arsitektur sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan keilmuan yang kontekstual dan relevan dengan isu global.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FST UIN Ar-Raniry, Dr. Abd. Mujahid Hamdan, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan kuliah tamu sebagai ruang pembelajaran yang memperkaya perspektif mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan arsitektur masa depan yang semakin kompleks.
Dalam pemaparannya, Budi Faisal menjelaskan bahwa pendekatan regenerative planning and design merupakan perkembangan dari konsep desain berkelanjutan (sustainable design). Jika pendekatan berkelanjutan berfokus pada upaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, maka pendekatan regeneratif melangkah lebih jauh dengan tujuan memulihkan, memperbaiki, bahkan meningkatkan kualitas ekosistem dan kehidupan sosial.
“Desain tidak lagi sekadar mengurangi kerusakan, tetapi harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan sistem kehidupan secara menyeluruh,” jelasnya dalam sesi pemaparan.
Materi yang disampaikan tidak hanya mencakup konsep teoritis, tetapi juga contoh penerapan dalam praktik profesional, sehingga memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai implementasi pendekatan regeneratif dalam berbagai skala perancangan, mulai dari bangunan hingga kawasan perkotaan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang antusias dari peserta. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali lebih dalam mengenai strategi desain yang adaptif terhadap isu perubahan iklim, degradasi lingkungan, serta tantangan urbanisasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu merancang bangunan yang estetis dan fungsional, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap aspek lingkungan, sosial, dan budaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Arsitektur UIN Ar-Raniry dalam memperkuat jejaring akademik dengan para praktisi dan akademisi di tingkat nasional.
Kegiatan Architecture Talk ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengajaran, yang terus didorong untuk adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masa depan
Admin Prodi Arsitektur
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







