Makassar - Himpunan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry (HIMARS FST UIN Ar-Raniry) mengikuti Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (TKI-MAI) XXXVII SULSEL yang berlangsung pada 16–25 Agustus 2026 di Benteng Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan.
Kegiatan tahunan yang melibatkan mahasiswa arsitektur dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut mengusung tema “Sulapa Tellu”. Keikutsertaan HIMARS FST UIN Ar-Raniry menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, mengembangkan kreativitas, serta membangun jejaring dengan mahasiswa arsitektur dari berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sekaligus Seminar Nasional yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar. Seminar menghadirkan sejumlah arsitek dan praktisi sebagai narasumber, di antaranya Dr. Ir. Zulkarnaini AS, S.T., M.T., Ir. H. Mohammad Ramadhan Pomanto, serta Ar. M. Sudjar Adityadjaja, IAI.
Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026, para peserta mengikuti pawai budaya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan TKI-MAI. Dalam kegiatan tersebut, setiap daerah diberikan kesempatan untuk memperkenalkan keberagaman budaya melalui pakaian adat masing-masing.
Memasuki rangkaian kegiatan utama, peserta mengikuti sejumlah agenda yang berlangsung selama beberapa hari. Kegiatan tersebut meliputi Forum Komunikasi (FORKOM), Diskusi Ilmiah (DISKIL), Pengabdian kepada Masyarakat (PENGMAS), serta Pameran Arsitektur.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Workshop Bambu pada 22 Agustus 2026 yang menghadirkan Tahang, S.T., M.T. Workshop tersebut menjadi salah satu agenda yang memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam mengenal dan mengembangkan pemanfaatan material bambu dalam konteks arsitektur.
Pada 23 Agustus 2026, peserta juga mengikuti Talk Show Pameran dengan tema “Deconstructing Architecture: From Concept to Form” yang disampaikan oleh Ar. Andi Maulana, IAI. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas pemahaman mengenai proses perancangan arsitektur, mulai dari gagasan hingga menjadi sebuah bentuk.
Seluruh rangkaian TKI-MAI XXXVII SULSEL resmi ditutup pada 25 Agustus 2026. Acara penutupan dihadiri oleh peserta dan panitia serta perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan.
Keikutsertaan HIMARS FST UIN Ar-Raniry dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik dan organisasi di tingkat nasional. Selain memperkaya pengalaman, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, mengenal keberagaman budaya, serta membangun komunikasi dan jejaring dengan mahasiswa arsitektur dari berbagai perguruan tinggi.
Melalui partisipasi tersebut, HIMARS FST UIN Ar-Raniry diharapkan semakin aktif dalam berbagai kegiatan arsitektur di tingkat nasional serta mampu membawa nama baik Program Studi Arsitektur UIN Ar-Raniry. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam perkembangan dunia arsitektur.

Admin ARS
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







