Banda Aceh (Media FST) — Proposal Riset Penelitian Dua dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil lolos dalam program OceanX–BRIN Deep-Sea Research Mission 2025, sebuah kolaborasi internasional antara OceanX, Lembaga Eksplorasi Laut Global dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi FST dalam memperluas kiprah riset di bidang eksplorasi dan sains kelautan pada level global.
Proposal yang diajukan oleh dua dosen dari Program studi Kimia Anjar Purba Asmara, M.Sc., Ph.D dan dosen Program studi Biologi Arif Sardi, M.Si berhasil melewati proses seleksi ketat yang menilai inovasi ilmiah, relevansi nasional, serta potensi kontribusi terhadap ilmu pengetahuan laut dalam.
Melalui program ini, tim peneliti FST akan berpartisipasi dalam ekspedisi laut dalam yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025, dengan dukungan teknologi oseanografi canggih milik OceanX dan fasilitas penelitian BRIN.
“Ini juga bukan sekadar riset, tapi kesempatan untuk membuka tabir misteri laut dalam Indonesia yang selama ini belum banyak terungkap. Ide riset kami: pencarian senyawa aktif dari sumber daya laut dalam (1000 - 2000 m) dalam upaya mencari senyawa penuntun untuk obat penyakit kronik metabolic. Riset merupakan bentuk kolaborasi inklusif yang melibatkan 3 kampus dengan 3 zona waktu berbeda di Indonesia, dengan periset BRIN, dan periset internasional dari OceanX, Ungkap Anjar.
“ Lokasi pengambilan sampel, kami lakukan di Sekitar Taman Laut Nasional Bunaken, dengan Program kerjasama antara BRIN-OceanX”. Tambahnya
Adapun Dosen Program studi Biologi Arif Sardi, M.Si mengungkapkan, “Ini kesempatan luar biasa bagi kami untuk membawa riset FST ke level global. Melalui ekspedisi ini, kami ingin memahami lebih dalam kekayaan hayati dan kimia laut dalam Indonesia yang selama ini masih menjadi misteri,” ujar Arif.
Melalui partisipasi dosen FST, Indonesia tidak hanya berperan sebagai lokasi penelitian, tetapi juga kontributor aktif dalam penemuan ilmiah yang memperkaya pemahaman global tentang samudra.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Prof. M. Dirhamsyah menyampaikan apresiasinya atas capaian ini.
“Keberhasilan dua dosen FST dalam misi ini membuktikan bahwa riset kita mampu bersaing secara internasional. Kolaborasi dengan OceanX–BRIN ini menjadi wadah bagi peneliti Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk berjejaring dengan ilmuwan internasional dan mengakses teknologi eksplorasi laut berstandar dunia, ini menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkolaborasi di lintas internasional,” ujarnya.
OceanX–BRIN Deep-Sea Mission 2025 akan menjelajahi perairan dalam Nusantara, salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Partisipasi tim Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh* *menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam memperkuat diplomasi ilmiah dan kontribusi terhadap visi Poros Maritim Dunia.
Dengan riset ini, FST tidak hanya memperluas cakrawala ilmiah di bidang Kimia dan Biologi laut, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sains yang bermanfaat bagi manusia dan planet biru kita.
Admin FST
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry








