Logo
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh
Beranda
SejarahVisi dan MisiDekanatStruktur OrganisasiProfessorTenaga KependidikanKerja Sama
Teknologi InformasiTeknik FisikaTeknik LingkunganArsitekturKimiaBiologi
MutuMahasiswaBerita

Pencarian Populer:

PendaftaranKalender AkademikBeasiswaPenelitian
Beranda
SejarahVisi dan MisiDekanatStruktur OrganisasiProfessorTenaga KependidikanKerja Sama
Teknologi InformasiTeknik FisikaTeknik LingkunganArsitekturKimiaBiologi
MutuMahasiswaBerita

Kontak

Email: fst@ar-raniry.ac.id

Telp: +62-651-7557321

InstagramFacebookYouTube
Logo Fakultas Sains dan Teknologi

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry

Membangun negeri bersama generasi muda

Hubungi Kami

Lorong Ibnu Sina No.2, Darussalam, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 23111

Banda Aceh, Aceh 22431

+62-651-7557321

fst@ar-raniry.ac.id

PROFIL

  • Sejarah
  • Visi dan Misi
  • Dekanat
  • Struktur Organisasi
  • Professor
  • Tenaga Kependidikan
  • Kerja Sama

PENDIDIKAN

  • Fakultas
  • Penjaminan Mutu
  • Mahasiswa

INFORMASI

  • Berita
  • Pusat Data
  • Status Skripsi

LINK CEPAT

  • UIN Ar-Raniry
  • Admisi
  • Siakad UINAR
  • Gugus Jaminan Mutu
  • Pusat Bahasa
  • Sertifikasi Komputer
  • Repositori UINAR
  • International Student Conference

© 2024 Dev Team Teknologi Informasi

Tim Pengembang Web FST
HomeNewsPerekayasa Ahli Pertama BRIN Mengisi Kuliah Umum tentang CCUS di Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry
teknik lingkungan

Perekayasa Ahli Pertama BRIN Mengisi Kuliah Umum tentang CCUS di Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry

Admin Prodi Teknik Lingkungan
April 19, 2026
4 views
Perekayasa Ahli Pertama BRIN Mengisi Kuliah Umum tentang CCUS di Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry

Banda Aceh — Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu perubahan iklim dan teknologi dekarbonisasi global, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh sukses menyelenggarakan Guest Lecture Webinar bertajuk "Teknologi Carbon Capture, Utilisation and Storage (CCUS): Konsep Dasar dan Perkembangannya Saat Ini" pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 14.00 WIB melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik yang didukung oleh BLU, Kemenag Berdampak, dan Diktisaintek Berdampak.

Profil Narasumber

Webinar ini menghadirkan narasumber istimewa, Afri Dwijatmiko, S.T., seorang Perekayasa Ahli Pertama di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang saat ini juga sedang menempuh pendidikan Master's Candidate dalam bidang Chemical Engineering for Energy and Environment di KTH Royal Institute of Technology, Swedia. Ia merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tahun 2017 dengan rekam jejak penelitian yang kuat di bidang energi dan dekarbonisasi. Penelitiannya di BRIN secara khusus berfokus pada identifikasi potensi implementasi CCUS di Indonesia dan pengembangan metode Direct Air Capture skala kecil pada 2023–2024, serta telah menghasilkan beberapa publikasi internasional yang terindeks di jurnal Evergreen dan AIMS Energy.

Webinar dipandu oleh Ir. Muhammad Haikal, S.T., M.Sc. selaku host dari Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry.

Urgensi CCUS di Era Net Zero Emissions

Paparan diawali dengan latar belakang krisis iklim global, mengacu pada data emisi IPCC 2022 dan kontribusi Indonesia terhadap emisi gas rumah kaca. Indonesia memiliki total konsumsi energi final sebesar 2.007 juta BOE pada tahun 2024, dengan sektor pembangkit listrik yang masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil, sehingga target Net Zero Emissions (NZE) 2060 menjadi tantangan besar yang membutuhkan solusi teknologi inovatif seperti CCUS. Upaya dekarbonisasi yang dipaparkan mencakup empat jalur utama: clean fuels, efisiensi energi, carbon capture, dan transisi ke energi terbarukan.

BlockNote image

Mengenal Teknologi Carbon Capture

Afri menjelaskan bahwa Carbon Capture adalah metode mitigasi perubahan iklim yang menangkap emisi CO₂ dari gas buang sebelum dilepas ke atmosfer. Beberapa teknologi utama yang dibahas meliputi:

Chemical Absorption (Amine-based Solvent) — teknologi paling matang saat ini menggunakan larutan amine 25–30% dengan CO₂ capture rate di atas 90%, namun membutuhkan energi untuk regenerasi pelarut

Adsorption-based Carbon Capture — menangkap CO₂ pada permukaan padatan berpori; keunggulannya adalah energi regenerasi lebih rendah dan selektivitas CO₂ tinggi

Membrane Carbon Capture — menawarkan biaya penangkapan hingga 30% lebih rendah dibanding teknologi amina konvensional, namun masih dalam Technology Readiness Level (TRL) rendah

Direct Air Capture (DAC) — teknologi modular yang dapat menangkap CO₂ langsung dari udara ambien dan ditempatkan di mana saja; salah satu pionirnya adalah Climeworks dengan instalasi Mammoth Plant di Islandia yang diresmikan Mei 2024

Bioenergy with Carbon Capture and Storage (BECCS) — teknologi negative emission yang menggabungkan biomassa dengan penyimpanan karbon

BlockNote image

Carbon Utilisation: CO₂ sebagai Peluang Industri

Paparan yang sangat menarik juga menyentuh dimensi Carbon Utilisation, yakni pemanfaatan CO₂ yang telah ditangkap sebagai bahan baku industri kimia — mengubah CO₂ dari "masalah" menjadi "peluang". Berbagai produk yang dapat dihasilkan antara lain cyclic carbonates (elektrolit baterai lithium-ion), polimer, jet fuel sintetis, asam formiat, hingga bahan bakar alkohol tinggi. CO₂ juga dapat dimanfaatkan secara langsung (non-transformative) di sektor minuman, pendinginan pangan, fire suppression, industri logam, pertanian, kesehatan, dan enhanced oil recovery.

Carbon Storage: Menyimpan Emisi di Bawah Bumi

Untuk penyimpanan, metode Geological Storage dijelaskan sebagai yang paling matang saat ini — CO₂ dikompresi menjadi fluida superkritis lalu diinjeksikan ke dalam formasi geologi dalam seperti saline aquifer, reservoir minyak dan gas yang sudah habis, atau batuan basalt. Selain itu, Oceanic Sequestration menawarkan kapasitas penyimpanan besar hingga 10.000 GtCO₂, sementara Biological Sequestration memanfaatkan proses alami fotosintesis oleh tanaman, hutan, dan mikroalga.

BlockNote image

Relevansi bagi Mahasiswa Teknik Lingkungan

Kegiatan ini sangat relevan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan yang akan menghadapi tantangan pengelolaan lingkungan di era transisi energi. Pemahaman mendalam tentang CCUS membuka wawasan bahwa permasalahan lingkungan — khususnya emisi karbon — tidak hanya bisa dimitigasi, tetapi juga diubah menjadi sumber daya bernilai ekonomi tinggi. Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry berkomitmen untuk terus menghadirkan pakar dan praktisi dari lembaga riset nasional dan internasional demi mendorong kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi global.

Admin Prodi Teknik Lingkungan

Content Writer at FST UIN Ar-Raniry

Published: April 19, 2026

Berita Terbaru

HIMASAKI UIN Ar-Raniry Resmi Miliki Nahkoda Baru, Siap Wujudkan Organisasi yang Inovatif dan Berprestasi

HIMASAKI UIN Ar-Raniry Resmi Miliki Nahkoda Baru, Siap Wujudkan Organisasi yang Inovatif dan Berprestasi

Jun 17, 2026

Yudisium FST Gelombang I dan II Tahun 2026: Prodi Kimia Cetak Lulusan Unggul, Irhamni Raih Predikat Yudisia Terbaik

Yudisium FST Gelombang I dan II Tahun 2026: Prodi Kimia Cetak Lulusan Unggul, Irhamni Raih Predikat Yudisia Terbaik

Jun 15, 2026

FST Apresiasi Mahasiswa Peraih Juara KST PTKI II Tahun 2026

FST Apresiasi Mahasiswa Peraih Juara KST PTKI II Tahun 2026

Jun 12, 2026

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Gelar Yudisium Gelombang I dan II Tahun 2026

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Gelar Yudisium Gelombang I dan II Tahun 2026

Jun 10, 2026

Delegasi UIN Ar‑Raniry Banda Aceh meraih prestasi gemilang di KST PTKI II 2026, memborong gelar juara dan mengukuhkan kampus sebagai pusat unggulan sains dan teknologi PTKI.

Delegasi UIN Ar‑Raniry Banda Aceh meraih prestasi gemilang di KST PTKI II 2026, memborong gelar juara dan mengukuhkan kampus sebagai pusat unggulan sains dan teknologi PTKI.

Jun 9, 2026

Categories

teknik lingkungan

Paling Banyak Dibaca

Dosen Teknik Lingkungan UIN Ar‑Raniry Raih Penghargaan ADB Youth Awards 2026 di Manila
teknik lingkungan
Mar 17, 2026

Dosen Teknik Lingkungan UIN Ar‑Raniry Raih Penghargaan ADB Youth Awards 2026 di Manila

Dosen Teknik Lingkungan UIN Ar‑Raniry Banda Aceh, Ir. Syarifah Seicha Fathma, S.T., M.T., meraih penghargaan Community Leadership pada ADB Youth Awards 2026 yang digelar dalam side event “ASEAN Youth Initiatives for Sustainable Food Systems” di Forum Asia and the Pacific Food Systems Transformation, ADB Manila, 17 Maret 2026.

Admin Prodi Teknik Lingkungan
216
Baca
3 Mahasiswa Biologi Angkatan 2022 Raih Kelulusan Melalui Publikasi Jurnal SINTA 3 dan 4
biologi
Feb 4, 2026

3 Mahasiswa Biologi Angkatan 2022 Raih Kelulusan Melalui Publikasi Jurnal SINTA 3 dan 4

Mahasiswa Biologi Angkatan 2022 Raih Kelulusan Melalui Publikasi Jurnal SINTA 3 dan 4

Admin FST
142
Baca
Dosen Teknik Fisika UIN Ar-Raniry Terpilih sebagai Anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) 2025
teknik fisika
Oct 30, 2025

Dosen Teknik Fisika UIN Ar-Raniry Terpilih sebagai Anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) 2025

Dosen Teknik Fisika UIN Ar-Raniry sebagai Anggota ALMI 2025

Mulyadi Abdul Wahid, M.Sc.
134
Baca