Banda Aceh (Media FST) - Tiga mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui publikasi ilmiah di jurnal nasional bereputasi Sinta 2. Karya mereka yang berjudul “Green Synthesis of Biodiesel from Pliek U Oil using Oyster Shell–Derived Calcium Oxide Modified with PVA: Structural Characterization and Catalytic Performance” berhasil terbit di jurnal Chimica et Natura Acta.
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi kinerja katalis heterogen yang berasal dari kalsium oksida (CaO) berbasis cangkang tiram yang dimodifikasi dengan polivinil alkohol (PVA) sebagai pengikat, untuk proses transesterifikasi minyak Pliek U menjadi biodiesel. CaO disintesis melalui proses kalsinasi cangkang tiram pada suhu 800°C, kemudian dimodifikasi dengan PVA untuk meningkatkan stabilitas struktur dan aktivitas katalitik.
Penelitian ini mengangkat konsep energi terbarukan berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan minyak Pliek U, bahan tradisional khas Aceh, sebagai sumber biodiesel. Tidak hanya itu, tim peneliti juga mengembangkan katalis ramah lingkungan dari limbah cangkang tiram yang dimodifikasi menggunakan polivinil alkohol (PVA). Inovasi ini menjadi solusi yang tidak hanya berfokus pada produksi energi alternatif, tetapi juga pada pemanfaatan limbah menjadi material bernilai guna tinggi.
Masyithah Fauzi, **Nurul Syafika, Maulidhia Syifa, **di bimbing oleh **Bhayu Gita Bhernama, S.Si., M.Si. **(Dosen Program Studi Kimia), ketiganya melakukan karakterisasi struktur katalis secara menyeluruh untuk memastikan kualitas dan efektivitasnya. Katalis yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffraction (XRD) untuk mengamati pola kristal, sementara biodiesel yang dihasilkan dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi senyawa metil ester. Sifat fisikokimia yang meliputi densitas, viskositas, angka asam, kadar air, dan titik nyala juga dievaluasi.
Proses transesterifikasi dilakukan pada rasio molar metanol terhadap minyak sebesar 12:1, konsentrasi katalis 2,29% (b/b), suhu reaksi 60°C, dan waktu reaksi selama 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan rendemen biodiesel sebesar 96%, dengan komponen dominan berupa metil kaprilat, metil laurat, dan metil kaprat. Spektrum FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fungsi khas metil ester. Sifat biodiesel yang dihasilkan telah memenuhi standar SNI 7182:2015.
Ketua Program Studi Kimia FST Muhammad Ridwan Harahap, M.Si. menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tiga mahasiswi Prodi Kimia yang berhasil mempublikasikan risetnya di jurnal nasional bereputasi Sinta 2. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan.
”Penelitian tentang sintesis biodiesel berbasis minyak Pliek U dengan pemanfaatan limbah cangkang tiram sebagai katalis merupakan inovasi yang sangat strategis. Selain mengangkat potensi sumber daya lokal khas Aceh, penelitian ini juga mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui pendekatan green synthesis yang ramah lingkungan”. Lanjut Ridwan
Keberhasilan publikasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjawab tantangan global terkait energi bersih dan keberlanjutan. Selain itu, capaian ini juga memperkuat komitmen fakultas dalam mendorong riset inovatif berbasis potensi lokal.
Diharapkan, penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi, serta membuka peluang pengembangan biodiesel berbasis sumber daya lokal sebagai alternatif energi masa depan.
Admin FST
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







