Banda Aceh (Media FST) – Prestasi membanggakan, mahasiswi Prodi Teknik Fisika FST UIN Ar-Raniry Banda Aceh, berhasil meraih Juara II pada ajang National Islamic Essay Competition (NIEC) 2026, sebuah kompetisi esai ilmiah tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Universitas Mulawarman (UNMUL), Samarinda pada 6 Juli 2026.
Keberhasilan Sari Ainida dari Fakultas Sains dan Teknologi bersama Shafa Salsabila dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam meraih Juara II National Islamic Essay Competition (NIEC) 2026 tidak terlepas dari gagasan inovatif yang mereka usung melalui karya berjudul "QALM SOS: Gelang Pintar Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk Deteksi Krisis Kesehatan Mental dan Penguatan Generasi Muslim Unggul 2045."
Inovasi tersebut menawarkan solusi berbasis teknologi berupa gelang pintar yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dini gejala krisis kesehatan mental melalui pemantauan indikator fisiologis dan pola perilaku pengguna. Selain memberikan peringatan dini, QALM SOS juga dirancang untuk menghubungkan pengguna dengan sistem pendampingan yang mengedepankan nilai-nilai keislaman, sehingga tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan mental, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan ketahanan spiritual generasi muda Muslim.
Wakil Dekan bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Dr. Abd Mujahid Hamdan, M.Sc menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Sari Ainida. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan kualitas akademik mahasiswa FST yang terus berkembang serta mampu bersaing di tingkat nasional.
"Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, dan dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, menghasilkan karya yang bermanfaat, serta aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
Melalui gagasan ini, kedua mahasiswi berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan tantangan masyarakat modern. Integrasi antara teknologi kecerdasan buatan, pendekatan kesehatan mental, dan nilai-nilai Islam menjadikan QALM SOS sebagai konsep yang inovatif, aplikatif, serta berpotensi memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan generasi muda.
Inovasi AI QALM SOS untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan juga sejalan dengan berbagai kajian yang menunjukkan bahwa teknologi AI dapat menjadi salah satu pendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) apabila diterapkan secara bertanggung jawab.
Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang mendorong lahirnya inovasi, riset, dan prestasi mahasiswa. Melalui berbagai pembinaan dan dukungan terhadap kegiatan ilmiah, fakultas berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu mengharumkan nama institusi pada berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FST untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata melalui ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan masyarakat serta pembangunan Indonesia.
SDGs 3: Good Health and Well-being, SDGs 9: Innovation and Infrastructure
Admin FST: Sustainable Development Goals (SDGs)
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry








