BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat langkah taktisnya dalam menembus jajaran World University Ranking (WUR). Melalui kolaborasi riset internasional, dosen Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry Anjar Purba Asmara, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Khairun Nisah, M.Si., sukses memublikasikan artikel ilmiah berkualitas tinggi bersama peneliti dari Chulalongkorn University, Thailand. Artikel tersebut resmi diterbitkan pada 17 Juni 2026 di jurnal Nanoscale Horizons, sebuah jurnal papan atas (Q1) dengan reputasi global yang dikelola oleh Royal Society of Chemistry (RSC).

Kerja sama bilateral antara kedua universitas ini diinisiasi dengan tujuan dan sasaran yang sangat jelas. Secara institusional, kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur riset lokal melalui skema resource sharing atau pemanfaatan bersama laboratorium modern. Sementara dari aspek pemeringkatan dunia, sasaran utamanya adalah memperluas jaringan riset internasional (International Research Network) serta mendongkrak skor sitasi per dosen (Citations per Faculty) pada metrik penilaian QS World University Rankings maupun Times Higher Education (THE).

Proses panjang dan terstruktur melatarbelakangi lahirnya publikasi prestisius ini. Tahapan riset dimulai di Banda Aceh, di mana tim peneliti Kimia UIN Ar-Raniry memelopori formulasi dan sintesis awal material skala nano dengan memanfaatkan prinsip green chemistry. Sampel material tersebut kemudian dikirim dan dianalisis di laboratorium canggih Chulalongkorn University menggunakan instrumen berteknologi tinggi. Proses analisis data, diskusi teoretis, hingga penyusunan manuskrip dilakukan bersama secara intensif melalui kerja sama kepenulisan (joint-authorship) kedua institusi, hingga akhirnya berhasil melewati proses peer-review yang sangat ketat.
Keberhasilan ini membawa diharapkan memberikan dampak yang signifikan, dalam mendukung akselerasi UIN Ar-Raniry menuju World Class University. Publikasi di jurnal dengan Impact Factor tinggi seperti Nanoscale Horizons diproyeksikan akan mendongkrak jumlah sitasi global UIN Ar-Raniry secara eksponensial dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus menambah poin riil pada indikator jejaring internasional.
Capaian ini menjadi bukti pengakuan dunia terhadap mutu riset (research excellence) dosen UIN Ar-Raniry yang kini mampu berdampingan dengan peneliti institusi global. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan reputasi akademik universitas di mata dunia, tetapi juga membuka peluang besar bagi program pertukaran dosen dan mahasiswa (academic exchange) serta kerja sama riset lanjutan di masa mendatang.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas pencapaian ini. Menurutnya, momentum 17 Juni 2026 ini merupakan bukti nyata bahwa keterbatasan fasilitas dapat diatasi dengan membangun kemitraan global yang strategis. Capaian ini diharapkan menjadi pemantik bagi program studi lain untuk terus melahirkan riset-riset berdampak tinggi demi mengamankan posisi UIN Ar-Raniry dalam radar universitas kelas dunia.
Admin Kimia
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry







