Lombok, (Ar-Raniry) – Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, M.T., IPU., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, mendapatkan kehormatan untuk menjadi Expert Speaker dalam program Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) IR4.0 Programme for Young Professionals..
Dalam pemaparannya Muhammad Dirhamsyah menggabungkan format luring dan daring, para peserta dari berbagai negara ASEAN, praktisi, perwakilan pemerintah, hingga CEO perusahaan dari Jerman, Malaysia, dan Singapura hadir untuk berdiskusi tentang pentingnya teknologi IR 4.0.
Program ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan antar negara ASEAN serta mendukung diseminasi penelitian yang sedang dan akan dilakukan di UIN Ar-Raniry. Melalui pertemuan ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh memposisikan dirinya sebagai mitra terpercaya dalam kerja sama internasional, memberikan kontribusi pada pembangunan intelektual masyarakat, dan mempersempit kesenjangan pembangunan.
Dekan juga menyoroti pentingnya penggunaan Manufaktur Adaptif sebagai salah satu implementasi teknologi IR 4.0 yang dapat mempercepat transformasi dari use cases menjadi produk prototipe. Produk-produk ini nantinya dapat dihilirisasi untuk mendukung riset integratif yang tepat sasaran. Ungkapnya.
Dalam konteks pembelajaran, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry memberikan perhatian khusus pada relevansi dan ketepatan teknologi IR 4.0 dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi pasar kerja. Kejelasan sasaran dari use cases ini diharapkan menjadi pedoman dalam proses belajar mengajar, sehingga mahasiswa mendapatkan pengetahuan terkini yang aplikatif.
Program ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan antara Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan berbagai mitra internasional, sekaligus memperluas cakrawala penelitian dan pengembangan teknologi di kawasan ASEAN.
Admin FST
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry








