Pada hari Senin, 6 Oktober 2025, telah dilaksanakan Pelatihan Enumerator Survei Standar Pelayanan Minimal (SPM) Air Minum dan Air Limbah Kota Banda Aceh di Aula Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas PUPR Kota Banda Aceh dan Program Studi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry, didukung oleh UNICEF, KIAT, dan Yayasan Aceh Hijau.
Sebanyak 40 mahasiswa kerja praktik Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry secara resmi mengikuti pembekalan sebagai enumerator Survei SPM Air Minum & Air Limbah. Para mahasiswa kini memiliki pengetahuan mendalam tentang data, sanitasi, dan pembangunan lingkungan berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menghasilkan data akurat bagi perencanaan layanan air dan sanitasi kota Banda Aceh.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai enumerator muda yang mendukung tercapainya layanan air bersih dan sanitasi yang merata, akurat, dan berkelanjutan di Banda Aceh.
Acara dimulai pagi hari pukul 08.30 dengan proses registrasi peserta oleh panitia, sebagai persiapan menyambut para undangan dan mahasiswa peserta pelatihan. Setelah semua peserta terdaftar, acara dilanjutkan pada pukul 09.00 dengan pembukaan yang dipandu oleh panitia, disertai pembacaan doa sebagai ungkapan syukur dan harapan kelancaran kegiatan.
Pada pukul 09.10, sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh, Budi Kurnia Syahputra, ST., MT., yang menekankan pentingnya peran enumerator dalam peningkatan kualitas layanan air minum dan air limbah di Kota Banda Aceh.
Sambutan kedua sekaligus membuka acara dengan resmi diberikan oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Habiburrahim, S.Ag., M.Com., Ph.D., mewakili Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Abd. Mujahid Hamdan, M.Sc., Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Husnawati Yahya, M.Sc., serta Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan, Aulia Rohendi, S.T., M.Sc.

Sesi materi diisi pengantar tentang sanitasi aman yang dipandu moderator dan Yayasan Aceh Hijau, memberikan gambaran pentingnya perilaku dan sistem sanitasi dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.
Selanjutnya peserta mendapatkan pembekalan dari Tim ISCSIIP-KIAT, yaitu Ibu Tristiani dan Ibu Devi, mengenai pengenalan Standar Pelayanan Minimal dan metodologi survei enumerator. Materi yang dijelaskan meliputi teknik wawancara, observasi lapangan, dan pencatatan data yang akurat untuk survei SPM.
Menjelang akhir acara, dibuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta serta menjawab berbagai pertanyaan terkait pelatihan. Setelah sesi diskusi, acara ditutup secara resmi, menandai dimulainya kontribusi para enumerator muda dalam upaya peningkatan layanan air dan sanitasi di Kota Banda Aceh. Selanjutnya acara pelatihan dilanjutkan praktik lapangan di Gampong Rukoh, Kec. Syiah Kuala, Banda Aceh. Nantinya selama 1,5 bulan ke depan para enumerator ini melaksanakan survey ini sebagai bentuk Kerja Praktik.
Mari dukung bersama program ini menuju Banda Aceh yang lebih sehat dan berwawasan lingkungan!


Admin Prodi Teknik Lingkungan
Content Writer at FST UIN Ar-Raniry








